Diklaim Mobil Paling Aman, Peneliti Berhasil Retas Tesla Pakai Alat Sederhana

Tangguh Yudha
Tiga peneliti dari Technische Universität Berlin (TU Berlin), Jerman, berhasil meretas mobil listrik Tesla. (Foto: Tesla)

Mereka berasumsi semua kendaraan Tesla rentan terhadap serangan seperti itu karena kemungkinan besar semuanya menggunakan papan sirkuit yang sama, meskipun pemiliknya tidak membeli sistem bantuan mengemudi. Para peneliti sendiri terkejut karena Tesla mudah dibobol.

“Apa yang kami tunjukkan hari ini adalah dengan serangan injeksi kesalahan tegangan, kekayaan intelektual Tesla dapat terancam," kata ketiga peneliti itu.

Namun perlu diketahui, peretasan memerlukan akses fisik ke papan sirkuit, melepas dan memasangnya kembali tanpa kerusakan, dan keterampilan menyolder. Sebab itu, serangan seperti ini tidak mudah dilakukan di luar laboratorium.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Mobil
19 hari lalu

Tesla Cybercab Produksi Pertama Meluncur, Elon Musk: Harga di Bawah Rp500 Jutaan

Internasional
31 hari lalu

Geger, Elon Musk Ngaku Tak Bahagia meski Berharta Rp14.300 Triliun Lebih

Nasional
2 bulan lalu

Peneliti Hubungan Internasional Ungkap Alasan Model United Nations Harus Populer di Indonesia

Nasional
2 bulan lalu

Wamendikti Stella Ungkap Dana Riset Naik 218 Persen pada Setahun Kepemimpinan Prabowo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal