Diklaim Mobil Paling Aman, Peneliti Berhasil Retas Tesla Pakai Alat Sederhana

Tangguh Yudha
Tiga peneliti dari Technische Universität Berlin (TU Berlin), Jerman, berhasil meretas mobil listrik Tesla. (Foto: Tesla)

Peretasan ini juga dapat mengaktifkan fitur premium secara gratis. Sebelumnya peneliti yang sama di Blackhat mendemonstrasikan peretasan prosesor AMD infotainment untuk mengaktifkan pemanas kursi gratis.

Melalui penelitiannya, para peneliti ingin menjelaskan arsitektur keselamatan Tesla dan kesenjangan dalam sistem Autopilot, sehingga meningkatkan kekhawatiran tentang seberapa aman sebenarnya mobil tersebut.

Mereka berasumsi semua kendaraan Tesla rentan terhadap serangan seperti itu karena kemungkinan besar semuanya menggunakan papan sirkuit yang sama, meskipun pemiliknya tidak membeli sistem bantuan mengemudi. Para peneliti sendiri terkejut karena Tesla mudah dibobol.

“Apa yang kami tunjukkan hari ini adalah dengan serangan injeksi kesalahan tegangan, kekayaan intelektual Tesla dapat terancam," kata ketiga peneliti itu.

Namun perlu diketahui, peretasan memerlukan akses fisik ke papan sirkuit, melepas dan memasangnya kembali tanpa kerusakan, dan keterampilan menyolder. Sebab itu, serangan seperti ini tidak mudah dilakukan di luar laboratorium.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
2 hari lalu

Tesla Roadster Bisa Terbang dan Ngebut 0,5 Detik? Banyak yang Ragu hingga Jadi Meme

6 hari lalu

Mobil Listrik Tesla Roadster Bisa Terbang, Akselerasi 0-96 Km/Jam Hanya 0,81 Detik

8 hari lalu

Pengurus Baru ADPIKI DIY–Jateng Dilantik, Dani Fadillah Pimpin Periode 2026–2031

11 hari lalu

Kekayaan Elon Musk Naik Didorong Saham Tesla dan SpaceX, Kembali Jadi Triliuner

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal