"Memang di awal besar tapi untuk jangka panjang efisiensi biaya operasionalnya sangat irit," ujar Adhiguna.
Foton sendiri mulai masuk ke pasar Indonesia pada 2007. Setelah kembali memperkuat bisnis kendaraan roda empat pada 2024, Foton melanjutkan langkahnya dengan meningkatkan kandungan lokal melalui produksi kendaraan secara Completely Knocked Down (CKD).
Pada 2025, tingkat kandungan lokal Foton telah mencapai 36,25 persen untuk sejumlah produk kendaraan niaga listrik, yakni eTruckmate, eMiler, dan eAumark.
Dari sisi jaringan penjualan, Foton hingga Agustus 2026 telah memiliki tiga outlet, yakni di Pasar Minggu, Surabaya melalui Indomobil Group, dan Bali (dealer mandiri). Perusahaan juga menargetkan penambahan dua dealer baru di Batam dan Medan pada tahun ini.
Ekspansi jaringan tersebut akan dilanjutkan pada tahun depan dengan rencana pembukaan dealer di Balikpapan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi Foton memperluas akses konsumen terhadap kendaraan niaga listrik sekaligus layanan purnajual.