"Tiongkok merebut pangsa pasar di Eropa, Australia, Asia Tenggara, Meksiko, dan Amerika Selatan dengan kendaraan yang mampu mengumpulkan, memproses, dan mengirimkan data kendaraan dan konsumen yang sensitif kepada Partai Komunis Tiongkok," katanya.
Saat ini, mobil China praktis kesulitan menembus pasar AS akibat tarif impor tinggi serta pembatasan terhadap teknologi kendaraan terhubung yang memiliki kaitan dengan China.
Kebijakan tersebut bahkan berdampak terhadap Polestar. Merek kendaraan listrik yang memiliki hubungan dengan China itu harus menarik diri dari pasar AS.
Namun, produsen otomotif AS dan sejumlah perusahaan global masih khawatir kebijakan tersebut dapat berubah. Sebab itu, mereka menginginkan Kongres menetapkan larangan yang lebih permanen.
Di sisi lain, rancangan aturan yang tengah dibahas berpotensi menimbulkan masalah bagi sejumlah produsen mobil yang sudah beroperasi di AS.