Ford Cs Ketakutan, Kongres AS Diminta Blokir Permanen Mobil China

Dani M Dahwilani
Kongres AS didesak mengubah pembatasan regulasi mobil China yang saat ini berlaku menjadi larangan permanen. (Foto: Dok iNews id)

Salah satu proposal yang lolos dari komite Senat pada Juli berpotensi berdampak terhadap Mercedes-Benz. Investor China diketahui memiliki hampir 20 persen saham perusahaan asal Jerman tersebut.

Volvo juga menghadapi persoalan serupa karena perusahaan tersebut sepenuhnya dimiliki Geely, grup otomotif asal China.

Aliansi menyatakan menginginkan regulasi yang seimbang sehingga aturan untuk membatasi pengaruh China tidak justru merugikan produsen mobil yang sudah menjadi bagian dari industri AS.

Xiaomi Siap Masuk Eropa

Di tengah upaya AS mempersempit akses kendaraan China, produsen otomotif Negeri Tirai Bambu justru terus memperluas pasar global. Xiaomi, perusahaan teknologi yang kini serius mengembangkan mobil listrik, berencana memulai penjualan kendaraan di Eropa pada 2027.

Xiaomi bahkan telah menandatangani kontrak dengan delapan grup dealer di Jerman. Kehadiran Xiaomi akan menambah daftar produsen China yang berusaha memperbesar penetrasi di pasar Eropa, seperti BYD, Xpeng, Leapmotor dan Nio.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
3 hari lalu

Trump: Saya Dukung Penuh Netanyahu Jadi PM Israel Mendatang!

3 hari lalu

Menhan Baru Iran Tegaskan Tak Takut dengan Amunisi "Ibu dari Segala Bom" AS

3 hari lalu

Iran Punya Menteri Pertahanan Baru, Langsung Ancam AS

3 hari lalu

Prancis Rusuh, Trump Salahkan Imigran: Mereka dari Dunia Berbeda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal