Gaikindo Pede Penjualan Mobil Tahun Depan  Tembus 1 Juta Unit, Hyundai Nilai Masih Sulit

Muhamad Fadli Ramadan
Ilustrasi Gaikindo

Frans mengatakan potensi pasar Indonesia disinyalir tidak bisa menembus angka satu juta unit tahun depan. Sebab, masyarakat masih dibuat menunggu kebijakan dari pemerintah, terutama kenaikan PPN (Pajak Pertambahan Nilai) dari 11 persen menjadi 12 persen.

"Tahun depan naiknya tidak sampai dua digit, why? Karena kita melihat semua masih wait and see. Mungkin teman-teman sudah bisa prediksi, bahwa market itu kemungkinan besar kalau bisa tembus 900 ribu sudah bagus sekali," ujar Frans.

"Mungkin angkanya sekitar 870 (sampai) 890-an ribu. Kira-kira seperti itu. Nah itu prediksi dari Hyundai," katanya.

Industri otomotif Indonesia sempat mengalami keterpurukan pada 2020 dengan penjualan 532.407 unit. Namun, itu terjadi saat masa pandemi Covid-19. Kemudian penjualan perlahan membaik hingga angka 1 juta unit pada 2022 dan 2023.

Sementara pada Januari-September 2024, penjualan mobil di Indonesia baru mencapai angka 633.218 unit. Artinya masih butuh lebih dari 200 ribu unit untuk mencapai target baru sebesar 850 ribu unit pada tiga bulan terakhir tahun ini.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
3 hari lalu

Dorong Penjualan Kendaraan, Ini Langkah Perusahaan Pembiayaan di Daerah

4 hari lalu

Kembangkan Industri Otomotif, Hyundai dan Shell Pererat Kerja Sama

5 hari lalu

Penjualan Mobil Indonesia Tembus 599 Ribu Unit hingga Agustus 2026, Kendaraan Listrik Unjuk Gigi

13 hari lalu

15 Mobil Terlaris di Indonesia Agustus 2026, Mobil Listrik Kembali Merajai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal