Industri Otomotif Lesu, Ini Upaya Gaikindo Cegah Badai PHK

Muhamad Fadli Ramadan
Penjualan mobil yang tak kunjung meningkat menimbulkan kekhawatiran terjadinya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal. (Foto: Dok)

Usulan tersebut disambut baik oleh Gaikindo. Bahkan, mereka berupaya agar seluruh pabrikan yang ada di Indonesia tak melakukan PHK. Sebab, itu akan membuat kondisi perekonomian di Tanah Air semakin memburuk.

"Kami sedang mengusahakan hal tersebut. Berkali-kali pak Menteri Perindustrian mengimbau kami agar tidak terjadi pemutusan hubungan kerja," kata Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo, di arena GIIAS 2025, ICE BSD City, Tangerang, belum lama ini.

Nangoi memastikan seluruh anggota Gaikindo saat ini berusaha keras untuk tidak melakukan PHK, meski penjualan lesu. Mereka saat ini mengurangi jumlah produksi, seperti hanya menjalankan satu shift dan tidak ada lemburan.* "Yang kita lakukan adalah kami tidak menambah karyawan kontrak. Sementara kami hentikan, kita bertahan," katanya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
9 hari lalu

Tak Gentar Diserbu Mobil China, 55 Persen Konsumen Daihatsu Ternyata di Daerah

13 hari lalu

Ekspor Daihatsu Tembus 85.000 Unit hingga Agustus 2026, Naik 11 Persen

14 hari lalu

Genjot Penjualan Otomotif, Gaikindo Auto Week Digelar di 10 Kota

15 hari lalu

Dorong Penjualan Kendaraan, Ini Langkah Perusahaan Pembiayaan di Daerah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal