Infrastruktur Masih Minim, Bus AKAP Belum Cocok Gunakan Kendaraan Listrik 

Muhamad Fadli Ramadan
Kendaraan listrik belum dapat diaplikasikan pada bus AKAP karena jarak yang dilalui sangat jauh, infrastruktur minim, dan medannya sangat berat. (Foto: IG Transjakarta)

Sommy menjelaskan penggunaan bus listrik saat ini lebih cocok untuk armada perkotaan dengan tingkat kepadatan tinggi. Ini akan menjadi contoh bagus bagi masyarakat agar lebih teredukasi tentang kendaraan listrik.

Hal senada disampaikan Ketua Umum Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (IPOMI), Kurnia Lesani Adnan. Dia menjelaskan upaya pemerintah mempercepat tren kendaraan listrik belum bisa diterapkan pada bus AKAP, bahkan pariwisata.

Pria yang akrab disapa Sani itu mengatakan infrastruktur yang ada saat ini belum siap dan baterai belum cukup menunjang beban dan jarak tempuh bus AKAP dan pariwisata.

“Kita tidak bisa menahan atau melawan perubahan. EV itu pasti akan terjadi di dunia ini. Tapi EV saat ini lebih ideal di kawasan tertentu,” kata Sani saat ditemui di Jakarta, Kamis (6/10/2022).

“Artinya begini, model transportasi darat ini ada dari beberapa model, AKAP, AKDP, angkutan kota dan sebagainya. Menurut saya EV ini lebih ideal untuk dalam kota. Kalau untuk pariwisata atau akap rasanya masih jauh dari mungkin saat ini,” ujarnya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
17 menit lalu

BYD Bangun Masa Depan Elektrifikasi di Indonesia Lewat Teknologi EV dan DM

5 hari lalu

Purbaya Segera Umumkan Insentif Kendaraan Listrik

8 hari lalu

VinFast Tampilkan Jajaran Kendaraan Listrik dan Program Menarik di GIIAS 2026

11 hari lalu

Xpeng Indonesia Kenalkan G6 Pro AWD hingga New X9 di GIIAS 2026, Ini Daftar Harganya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal