JAKARTA, iNews.id – Ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 yang digelar di JIExpo Kemayoran pada 5 - 15 Februari 2026 menjadi saksi pergeseran peta kekuatan industri otomotif nasional. Dari total 35 merek mobil yang berpartisipasi, pabrikan asal China tampil dominan dan tidak lagi sekadar pelengkap, melainkan menguasai panggung melalui agresivitas teknologi kendaraan listrik.
Hampir separuh peserta pameran tahun ini berasal dari Tiongkok. Sekitar 17 brand China memadati area IIMS 2026 dengan membawa puluhan model bertenaga baterai murni (BEV) dan plug-in hybrid (PHEV), mulai dari SUV listrik, MPV premium, hingga mobil perkotaan (city car) dengan harga kompetitif.
Masuknya brand-brand baru semakin menegaskan dominasi China di IIMS 2026. Changan resmi menancapkan eksistensi melalui Lumin EV untuk segmen entry-level dan Deepal S07. Zeekr, sub-brand mewah Geely, memamerkan MPV ultra-premium Zeekr 009 dan SUV Zeekr 7X.
iCAR dari Chery Group fokus pada SUV listrik bergaya off-road lewat iCAR V23. Lepas, nama baru untuk pasar Indonesia, meluncurkan SUV listrik premium Lepas E4 serta varian PHEV Lepas L8. Jaecoo dan Jetour semakin agresif menggarap segmen SUV petualang berteknologi smart-driving.
MG meluncurkan SUV berdesain futuristik, Maxus memamerkan MPV listrik mewah, Seres fokus pada solusi mobilitas perkotaan, dan Wuling menghadirkan first appearance model terbaru Eksion. Xpeng memperkenalkan The Next P7, sedangkan Zeekr menggelar sesi first impression mobil listrik berperforma tinggi. Sementara Lepas melakukan world premiere model inovatif L4 di lpameran.
Di sisi lain, pemain lama asal China tampil semakin percaya diri. BYD tetap menjadi magnet utama pengunjung dengan lini lengkap dari Dolphin hingga Denza serta varian terbaru Atto 3 Plus. Chery memperkenalkan teknologi Chery Super Hybrid (CSH), termasuk Chery C5 CSH yang membidik segmen hybrid menengah. Wuling mempertahankan dominasinya di segmen EV terjangkau sambil memberi kejutan lewat peluncuran SUV baru.