Sebelum resmi mengaspal, jurnalis mendapat kesempatan melihat langsung kemampuan Land Cruiser FJ di medan off-road. SUV tersebut diajak bermain di Gumuk Pasir Yogyakarta untuk melewati berbagai kontur pasir, termasuk tanjakan dan turunan.
Saat dijajal di Gumuk Pasir Yogyakarta, karakter compact Land Cruiser FJ terasa ketika melewati perubahan kontur. Wheelbase yang relatif pendek membantu kendaraan bermanuver, sedangkan approach angle dan departure angle mendukung ketika melibas tanjakan maupun turunan pasir.
Pada permukaan pasir yang lebih dalam, mode 4L memberikan rasio gigi lebih rendah sehingga kendaraan dapat mempertahankan daya dorong pada kecepatan rendah. Pengemudi dapat menjaga momentum tanpa harus mengandalkan kecepatan tinggi.
Ketika traksi semakin menantang, Rear Differential Lock membantu menjaga distribusi putaran roda belakang sehingga kendaraan tetap mendapatkan daya dorong ketika salah satu roda mulai kehilangan cengkeraman.
Transmisi juga berperan ketika Land Cruiser FJ melewati tanjakan dan turunan. Gigi rendah dapat membantu mempertahankan tenaga saat menanjak sekaligus memberikan efek engine brake ketika kendaraan menuruni medan pasir.
Kombinasi dimensi yang lebih ringkas, sistem part-time 4WD, pilihan 4L, dan Rear Differential Lock membuat Land Cruiser FJ memiliki karakter berbeda dibandingkan model Land Cruiser lainnya.