Pilihan 2H, 4H, dan 4L pada sistem part-time 4WD memberikan fleksibilitas sesuai kondisi medan. Ketika memasuki pasir yang lebih dalam, 4L membantu mempertahankan daya dorong pada kecepatan rendah.
Sementara Rear Differential Lock membantu menjaga traksi ketika salah satu roda belakang mulai kehilangan cengkeraman. Perpaduan tersebut membuat FJ tetap mampu bergerak perlahan dan terkontrol ketika melewati medan yang menantang.
Pengujian di Gumuk Pasir memperlihatkan keluarga Land Cruiser tidak hadir dengan satu karakter saja. Land Cruiser 300 Hybrid EV menawarkan performa besar melalui kombinasi mesin V6 twin-turbo dan motor listrik. Teknologi off-road membuat tenaga tersebut dapat dimanfaatkan ketika menghadapi medan berat.
Sementara Land Cruiser FJ mengambil pendekatan berbeda. Dimensinya yang lebih compact, sistem 4WD, serta kemampuan off-road membuatnya terasa lincah dan menyenangkan untuk diajak menjelajah.
Meski berbeda karakter, keduanya membawa filosofi yang sama: "Go Anywhere and Everywhere, Then Come Back Safe and Well."
Dari Gumuk Pasir Yogyakarta, Toyota memperlihatkan dua wajah keluarga Land Cruiser. Land Cruiser 300 Hybrid EV menawarkan ketangguhan dengan sentuhan elektrifikasi, sedangkan Land Cruiser FJ membawa kemampuan off-road ke dalam kemasan yang lebih ringkas dan fun.