Mercedes-Benz Terancam Dilarang Jual Mobil di AS, Takut Kepemilikan Saham China

Dani M Dahwilani
Mercedes-Benz berpotensi terkena dampak RUU baru di Amerika Serikat yang bertujuan membatasi pengaruh China dalam industri otomotif. 

JAKARTA, iNews.id - Mercedes-Benz berpotensi terkena dampak dari rancangan undang-undang (RUU) baru di Amerika Serikat (AS) yang bertujuan membatasi pengaruh China dalam industri otomotif. Ironisnya, produsen mobil mewah asal Jerman itu bisa menjadi salah satu pihak yang terdampak meski telah lama memproduksi kendaraan di Negeri Paman Sam.

Dilasnir dari Carscoops, RUU Modernisasi Kendaraan Bermotor yang sedang dibahas di Kongres AS dirancang untuk menargetkan perusahaan otomotif yang memiliki hubungan kepemilikan dengan negara yang dianggap sebagai musuh asing. China menjadi salah satu negara yang masuk dalam kategori tersebut.

Permasalahan Mercedes-Benz bukan terletak pada lokasi produksinya. Perusahaan tersebut telah merakit kendaraan di Alabama selama puluhan tahun dan juga mengoperasikan pabrik van di Carolina Selatan.

Sorotan justru tertuju pada struktur kepemilikan saham perusahaan. Salah satu pemegang saham terbesar Mercedes-Benz adalah BAIC, perusahaan otomotif milik negara China yang menguasai hampir 10 persen saham perusahaan.

Selain BAIC, Ketua Geely Li Shufu juga memiliki hampir 10 persen saham Mercedes-Benz. Jika digabungkan, kepemilikan yang terkait dengan China mencapai sekitar 19,7 persen dari total saham perusahaan.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Internasional
59 menit lalu

Dewan Keamanan PBB Kecam Perluasan Operasi Militer Israel di Lebanon: Sembrono!

Internasional
3 jam lalu

Meteor Tabrak Atmosfer Bumi Picu Ledakan Dahsyat, Melesat 120.000 Km per Jam

Internasional
4 jam lalu

Ledakan Dahsyat Tabrakan Meteor dan Bumi Guncang AS, Kekuatannya Setara 300 Ton TNT

Internasional
4 jam lalu

Panas! Iran Ancam Buka Front Pertempuran Baru jika Israel Terus Serang Lebanon-Gaza

Internasional
4 jam lalu

Tak Kasih Ampun, Iran Hancurkan 20 Pangkalan Militer AS di 8 Negara Arab selama Perang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal