Pemerintah Desak Produsen Mobil Listrik Lokalisasi Baterai, Wajib Pakai Nikel?

Muhamad Fadli Ramadan
Lokalisasi baterai mobil listrik menjadi salah satu cara yang dilakukan demi memanfaatkan produk dalam negeri dan menyerap banyak lapangan kerja. (Foto: M Fadli/Ist)

JAKARTA, iNews.id – Pemerintah terus mendorong pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Lokalisasi baterai menjadi salah satu cara yang dilakukan demi memanfaatkan produk dalam negeri dan menyerap banyak lapangan pekerjaan.

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto meminta kepada para produsen mobil listrik melakukan investasi. Caranya adalah dengan membangun pabrik untuk memproduksi baterai di dalam negeri.

“Kami mendorong produsen mobil listrik untuk segera melakukan pendalaman struktur sekaligus merangsang pasar domestik agar terus tumbuh,” ujar Airlangga di Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Airlangga menilai Indonesia memiliki potensi besar menjadi bagian dari rantai pasok global kendaraan listrik. Hilirisasi mineral, seperti nikel, aluminum sampai tembaga bisa dengan mudah dilakukan.

Menko Perekonomian memastikan pemerintah akan mendukung produsen otomotif yang ingin berinvestasi melalui lokalisasi baterai mobil listrik. Mengingat itu dapat berdampak baik bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Seperti diketahui, terdapat beberapa pabrik baterai kendaraan listrik di Indonesia yang akan memasok kebutuhan dalam negeri dan luar negeri. PT Chery Sales Indonesia (CSI) yang memasarkan mobil listrik Omoda E5 juga tertarik untuk melokalisasi baterai.

“Buat memperdalam lokalisasi, kami berkomitmen membawa lebih banyak peluang dan pengembangan ke negara ini. Kita akan mempertimbangkan untuk menggunakan baterai berbasis nikel,” kata Zeng Shuo, Assistant President Director PT CSI.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Aksesoris
2 hari lalu

BYD Kenalkan Blade Battery Generasi Kedua, Isi Daya 97 Persen Hanya 9 Menit

Aksesoris
5 hari lalu

Tempat Penyimpanan Baterai EV Rentan Kebakaran, Tak Sembarangan Ruangan Dilapisi Cat Khusus

Nasional
1 bulan lalu

Antam-Huayou Bentuk Konsorsium Ekosistem Baterai Kendaraan Listrik Senilai Rp100 Triliun

Mobil
2 bulan lalu

Jangan Asal Terjang! 4 Hal Perlu Diperhatikan Pemilik Mobil Listrik saat Banjir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal