Pengemudi Fortuner Ditangkap Karena Pakai Pelat Palsu, Kenapa Banyak Pengendara SUV Arogan?

Muhamad Fadli Ramadan
Pengendara Fortuner menggunakan pelat polisi palsu dan pengendara bukanlah anggota Polri, melainkan warga sipil. (Foto: Instagram)

“Ada penelitian yang pernah dilakukan oleh Profesor Psikologi Universitas Helsinki, tahun 2012 yang  mengamati bahwa pengemudi mobil mewah cenderung egois. Mereka merasa menjadi kelas atas dan mobil mewah adalah symbol kasta atau kelas sosial yang tinggi,” kata Meity kepada iNews.id.

Kasus terakhir memang menambah rentetan buruk pengemudi di Indonesia yang belum bisa menjaga emosi mereka. Bahkan, Meity menyebutkan mereka yang mengendarai mobil SUV berukuran besar merasa jalan adalah milik mereka.

“Mereka merasa jalan milik mereka. Cara mereka kadang kurang etis dalam meminta jalan ke pengendara laian. Bahkan, seringkali meminta pengguna jalan lain menyingkir dengan cara kasar,” ujarnya.

Akademisi Universitas Gunadarma itu juga menyayangkan tak ada penindakan tegas dari aparat penegak hukum kepada pengemudi SUV yang arogan. Terutama mereka yang menggunakan nomor pelat khusus dan memakai lampu strobo.

Hal tersebut menimbulkan gejolak dalam diri mereka untuk terus melakukan itu karena merasa dirinya memiliki kekuatan lebih besar dibandingkan pengendara lain. Ini yang diakui Meity akan berbahaya apabila dibiarkan.

Editor : Ismet Humaedi
Artikel Terkait
17 hari lalu

Pasar Otomotif Indonesia Bergeser ke Segmen SUV, Ini Langkah Suzuki

24 hari lalu

Bidik Segmen SUV Keluarga, Mitsubishi Benamkan Fitur Ini pada Destinator

29 hari lalu

Pilihan Harga Mobil Toyota 2026, dari City Car hingga SUV

1 bulan lalu

Viral Mobil Avanza Ugal-ugalan Tabrak 2 Motor di Jakbar, 2 Orang Luka-Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal