JAKARTA, iNews.id – BYD mengungkap hasil perbandingan biaya operasional antara mobil bermesin pembakaran internal (Internal Combustion Engine/ICE) dengan kendaraan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) melalui BYD M6 DM. Dalam pemaparan di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, BYD mengklaim teknologi Dual Mode (DM) mampu memberikan penghematan biaya energi hingga 60 persen dibandingkan mobil bensin konvensional.
Head of PR & Government Relation BYD Indonesia, Luther Panjaitan, menjelaskan pengujian dilakukan dengan membandingkan kendaraan PHEV yang menggunakan listrik dari PLN dan bahan bakar Pertamax RON 92 dengan mobil bermesin bensin 1.500 cc.
Hasil pengujian menunjukkan kendaraan PHEV mampu menekan biaya energi hingga 60 persen dibandingkan mobil ICE. Biaya operasional kendaraan tercatat sekitar Rp360 per kilometer.
"Pengujian juga dilakukan di luar Jakarta, khususnya Bandung. Hasilnya bahkan lebih efisien dengan penghematan mencapai lebih dari 70 persen atau sekitar Rp262 per kilometer untuk jarak tempuh 150 kilometer," katanya di GIIAS 2026, Kamis (3/7/2026).
Tidak hanya itu, BYD juga melakukan roadshow ke sejumlah kota seperti Medan, Surabaya, Semarang, dan Bandung. Dalam pengujian tersebut, kendaraan mampu mengoptimalkan penggunaan tenaga listrik hingga 80 persen dan mencatat efisiensi lebih dari 65 kilometer per liter.