Tren ini, lanjut dia, sekaligus menjadi indikasi bahwa transisi menuju transportasi rendah emisi di Indonesia sedang bergerak ke arah yang tepat. Meski kendaraan konvensional masih mendominasi, laju kendaraan elektrifikasi diperkirakan akan terus menguat dalam beberapa tahun ke depan.
Populasi Kendaraan Listrik di Indonesia 333.561 Unit
Populasi kendaraan listrik di Indonesia terus menunjukkan lonjakan signifikan dalam lima tahun terakhir. Hingga 2025, total populasi kendaraan listrik nasional tercatat mencapai 333.561 unit, mencerminkan pertumbuhan yang sangat agresif seiring percepatan ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air.
Berdasarkan data Kementerian Perindustrian, laju pertumbuhan kendaraan listrik atau Compound Annual Growth Rate (CAGR) tercatat sangat tinggi. Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) secara keseluruhan tumbuh 143,1 persen, sementara KBLBB roda dua bahkan mencapai 158,3 persen, menjadikannya kontributor utama pertumbuhan populasi.
Dalam rincian jenis kendaraan, KBL roda dua mendominasi dengan total 225.647 unit. Angka ini jauh melampaui kategori lainnya dan menegaskan peran sepeda motor listrik sebagai tulang punggung adopsi kendaraan listrik di Indonesia.
Sementara itu, kendaraan listrik roda empat penumpang tercatat sebanyak 106.137 unit. Pertumbuhan segmen ini menunjukkan peningkatan signifikan terutama dalam dua tahun terakhir, seiring makin luasnya pilihan mobil listrik dan insentif pemerintah.
Untuk kategori lainnya, bus listrik tercatat sebanyak 723 unit, disusul kendaraan listrik roda tiga sebanyak 778 unit. Adapun kendaraan listrik komersial mencapai 273 unit, sementara kendaraan listrik khusus masih sangat terbatas dengan jumlah 3 unit.