Robot Humanoid Mulai Gantikan Pekerja Pabrik, tapi Masih Kalah Cepat dari Manusia

Dani M Dahwilani
Teknologi robot humanoid masih menghadapi tantangan besar karena belum mampu bekerja secepat manusia. (Foto: BMW)

Kepala Produk GM Sterling Anderson sebelumnya menilai tangan dapat memberikan manfaat di lingkungan pabrik, sementara kegunaan kaki belum tentu diperlukan. Renault bahkan telah memperkenalkan robot dengan desain tanpa kepala untuk kebutuhan otomasi industri.

Ancam Lapangan Kerja

Perkembangan robot humanoid juga memunculkan kekhawatiran terkait masa depan tenaga kerja. Produsen mobil menilai robot dapat mengisi pekerjaan berulang yang sulit mendapatkan pekerja sekaligus membuka kebutuhan baru untuk tenaga ahli yang bertugas merawat dan mengoperasikan mesin.

Di sisi lain, perwakilan buruh khawatir otomatisasi justru mengurangi jumlah tenaga kerja di industri manufaktur. Perdebatan ini diperkirakan semakin besar seiring robot humanoid mulai digunakan secara lebih luas.

Untuk saat ini, revolusi robot humanoid di pabrik belum sepenuhnya terwujud. Teknologi tersebut memang sudah mampu berjalan, mengambil barang, dan menjalankan sejumlah tugas, tetapi manusia masih memiliki satu keunggulan penting, bekerja lebih cepat.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
9 jam lalu

China Bikin Heboh! Humanoid Ikut Tai Chi di Olimpiade Robot

9 jam lalu

Viral Olimpiade Robot di China, Humanoid Pecahkan Rekor Lari Lebih Cepat dari Manusia

4 hari lalu

BUMN Bahan Peledak Kembali Operasikan Pabrik, Tekan Ketergantungan Impor

13 hari lalu

Pabrik Bingkai di Duren Sawit Jaktim Kebakaran, 22 Mobil Damkar Dikerahkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal