Kepala Produk GM Sterling Anderson sebelumnya menilai tangan dapat memberikan manfaat di lingkungan pabrik, sementara kegunaan kaki belum tentu diperlukan. Renault bahkan telah memperkenalkan robot dengan desain tanpa kepala untuk kebutuhan otomasi industri.
Ancam Lapangan Kerja
Perkembangan robot humanoid juga memunculkan kekhawatiran terkait masa depan tenaga kerja. Produsen mobil menilai robot dapat mengisi pekerjaan berulang yang sulit mendapatkan pekerja sekaligus membuka kebutuhan baru untuk tenaga ahli yang bertugas merawat dan mengoperasikan mesin.
Di sisi lain, perwakilan buruh khawatir otomatisasi justru mengurangi jumlah tenaga kerja di industri manufaktur. Perdebatan ini diperkirakan semakin besar seiring robot humanoid mulai digunakan secara lebih luas.
Untuk saat ini, revolusi robot humanoid di pabrik belum sepenuhnya terwujud. Teknologi tersebut memang sudah mampu berjalan, mengambil barang, dan menjalankan sejumlah tugas, tetapi manusia masih memiliki satu keunggulan penting, bekerja lebih cepat.