Selain Mesin, Ini Komponen Mobil yang Rusak jika Terendam Banjir

Muhamad Fadli Ramadan
Bukan hanya mesin yang rusak beberapa komponen lain juga dapat mengalami kerusakan apabila mobil terendam banjir. (Foto: Reuters)

Ponty menerangkan power steering yang tidak segera dibersihkan setelah mobil terendam banjir bisa membuat pelumas hilang. Bahkan, bisa menyebabkan karat dan sistem tidak bekerja dengan baik.

“Tergantung dari kondisi perangkat power steering sendiri. Untuk gejalanya biasanya putaran setir menjadi berat, bunyi berdecit ketika setir dibelokkan dan terdapat rembesan oli,” kata Ponty.

Untuk sebagian besar mobil saat ini, power steering sudah menggunakan sistem elektronik. Meski memiliki seal pengaman, tapi Electric Power Steering (EPS) bisa rusak jika modulnya terendam air.

“Untuk yang tipe elektrik menggunakan motor penggeraknya di bawah setir lebih aman dibanding yang motor penggeraknya di bagian rack steer,” ucap Ponty.

“Tapi, kebanyakan kendaraan sekarang sudah memakai motor di bawah setir. Tapi, tidak menutup kemungkinan tipe power steering elektrik bisa terjadi kerusakan pula akibat terendam banjir,” katanya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
2 hari lalu

BNPB Catat Karhutla Baru di 3 Provinsi, Luas Lahan Terbakar Capai 37,5 Hektare

7 hari lalu

Banjir Landa Bangkok Thailand, Kemlu Pastikan WNI Aman dan 1 Orang Sempat Terjebak di Hotel

9 hari lalu

16 Komunitas Otomotif Kumpul di Automechanika Berburu Komponen Kendaraan Lawas

19 hari lalu

SMPN 16 Medan Rampung Direnovasi gegara Langganan Banjir, Mendikdasmen: Tak Perlu PJJ Lagi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal