Menurut dia, awal tahun memang kerap menjadi periode penting bagi pasar kendaraan niaga. Oleh sebab itu, Suzuki berupaya mengoptimalkan berbagai program penjualan agar dapat memanfaatkan peluang peningkatan permintaan.
Hasilnya, capaian penjualan pada Februari 2026 ternyata melampaui proyeksi internal perusahaan. Kondisi tersebut dipengaruhi kombinasi faktor musiman serta meningkatnya pembelian kendaraan oleh konsumen fleet.
“Fleet ini baik dari perusahaan-perusahaan maupun beberapa proyek yang memang kita lakukan untuk mendukung pemerintah. Untuk kendaraan komersial salah satunya berasal dari proyek MBG dan kontribusinya cukup besar,” kata Donny di sela konferensi pers Suzuki Bengkel Siaga di Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Donny menjelaskan pembelian fleet tidak hanya berasal dari proyek pemerintah. Sejumlah perusahaan swasta juga mulai memperbarui armada kendaraan operasional mereka pada awal tahun.
Dalam segmen kendaraan niaga Suzuki, kontribusi pembelian fleet disebut cukup besar. Namun angka tersebut tidak mencerminkan keseluruhan penjualan kendaraan komersial Suzuki di pasar.