Tantang Sistem Tukar Baterai Nio, BYD Percepat Infrastruktur Pengisian EV

Dani M Dahwilani
Salah satu langkah menarik datang dari dua produsen EV, yakni BYD dan Nio, antara sistem pengisian daya cepat dan pertukaran baterai (swap). (Foto: BYD/Nio)

Kendala investasi itu terlihat dari kecepatan ekspansi jaringan Nio. Perusahaan membutuhkan waktu sekitar empat tahun untuk mencapai 1.000 stasiun pertukaran baterai.

Meski begitu, efek jaringan tetap menjadi keunggulan utama sistem ini. Semakin banyak stasiun yang tersedia, semakin tinggi pula minat pengguna dan produsen mobil lain untuk bergabung.

Dari sisi model bisnis, jaringan pengisian cepat dan pertukaran baterai memiliki pendekatan keuangan yang berbeda.

Pengisian cepat menghasilkan arus kas stabil dari biaya layanan dan margin listrik. Sementara itu, sistem pertukaran baterai mengandalkan pendapatan sewa melalui layanan Battery-as-a-Service.

Baterai yang digunakan juga masih memiliki nilai sisa setelah masa penggunaan kendaraan. Unit tersebut dapat dimanfaatkan kembali untuk penyimpanan energi dalam berbagai aplikasi lain.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BYD Akan Luncurkan Perdana Supercar Listrik Denza Z di Inggris

57 tahun lalu

BYD Ungkap Sisihkan Setiap Penjualan Mobil Bantu Sekolah Anak Indonesia

57 tahun lalu

Bikin Kaget! BYD M6 DM Dibanderol mulai Rp298 Juta, Ada 2 Model Cross dan Classic

57 tahun lalu

BYD Ungkap Bakal Bikin Robot Humanoid, Manfaatkan Teknologi Mobil Pintar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal