Tantang Sistem Tukar Baterai Nio, BYD Percepat Infrastruktur Pengisian EV

Dani M Dahwilani
Salah satu langkah menarik datang dari dua produsen EV, yakni BYD dan Nio, antara sistem pengisian daya cepat dan pertukaran baterai (swap). (Foto: BYD/Nio)

Dalam hal cakupan pasar, pengisian cepat dinilai lebih cocok untuk pasar massal karena skalabilitasnya yang tinggi. Sementara sistem pertukaran baterai lebih difokuskan pada penggunaan frekuensi tinggi serta segmen kendaraan premium.

Upaya standardisasi juga terus didorong oleh CATL agar baterai dapat kompatibel lintas merek kendaraan.

Sementara itu, strategi pengisian cepat agresif dari BYD berpotensi memperkuat posisi perusahaan dalam infrastruktur kendaraan listrik global.

Kombinasi jaringan pengisian cepat, teknologi baterai terbaru, dan ekspansi internasional, BYD berupaya memperkuat daya saingnya di pasar domestik maupun global.

Perusahaan juga menargetkan peningkatan ekspor kendaraan listrik hingga 1,5 juta unit pada 2026. Angka ini sekitar 15 persen lebih tinggi dibanding target sebelumnya.

Target tersebut mencerminkan ambisi BYD memperluas pasar internasional di tengah persaingan ketat industri kendaraan listrik dunia.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
2 hari lalu

BYD Akan Bangun 6.000 Flash Charging di Luar China, Apa Termasuk Indonesia?

15 hari lalu

Sabet Penghargaan di Automotive Awards 2026, Bos BYD Ungkap Komitmen Besar di Indonesia

15 hari lalu

Raih Penghargaan di Indonesia Automotive Awards, BYD M6 DM Sumbang 20 Persen SPK di GIIAS 2026

16 hari lalu

10 Merek Mobil dengan Penjualan Terbanyak di Indonesia Juli 2026: Toyota Kokoh, BYD Rebut 3 Besar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal