Terlaris Nomor 2 Dunia, VW Justru Berencana PHK 15.000 Karyawan

Muhamad Fadli Ramadan
VW menyiapkan dana 4 miliar euro atau setara Rp67,5 triliun sebagai pesangon atas pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 15.000 karyawan.

JAKARTA, iNews.id - Produsen otomotif asal Jerman, Volkswagen (VW) bakal menutup pabriknya. Mereka menyiapkan dana 4 miliar euro atau setara Rp67,5 triliun sebagai pesangon atas pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 15.000 karyawan.

Analisis perusahaan pialang, Jeffries memperkirakan dalam kuartal keempat tahun ini rencana tersebut akan direalisasikan Volkswagen. Mereka sedang mempertimbangkan menutup pabrik di Jerman, untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Ini dilakukan untuk memangkas biaya operasional yang semakin tinggi setiap tahun. Terlebih, mereka juga kesulitan untuk bersaing melawan produsen otomotif Asia, seperti Jepang, Korea Selatan, maupun China.

VW juga mempertimbangkan untuk menutup dua atau tiga pabrik dalam beberapa bulan mendatang. Sebagai informasi, sebanyak 120.000 dari 200.000 karyawan merek Volkswagen berbasis di Jerman.

"Alasan untuk mengubah nama VW bukanlah hal baru, namun rasa urgensi dan tekad manajemen untuk mengatasi kelebihan kapasitas dan pola belanja adalah hal yang baru. Ada risiko gangguan pabrik, namun serikat pekerja hanya dapat mogok karena gaji, bukan penutupan pabrik atau PHK jika hal tersebut tidak dilindungi kontrak," tulis Jeffries.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
3 hari lalu

Geger! Ducati Terancam Dijual Imbas Restrukturisasi Volkswagen Group

3 hari lalu

Jaguar Land Rover bakal PHK 4.000 Karyawan dalam 2 Tahun, Ini Penyebabnya

4 hari lalu

Jerman Ubah Pabrik Mobil VW Jadi Tempat Bikin Senjata Iron Dome Israel

2 bulan lalu

1.500 Buruh Garmen di Jateng Terancam PHK, Said Iqbal Minta Satgas Turun Tangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal