Ada Subsidi Rp7 Juta, Ini Penyebab Motor Listrik Masih Sepi Peminat

Muhamad Fadli Ramadan
Ilustrasi motor listrik. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id– Pemerintah terus berupaya mendorong percepatan penggunaan kendaraan listrik untuk mencapai net zero emission. Sejumlah kebijakan dikeluarkan untuk menarik minat masyarakat Indonesia untuk beralih, tapi itu dirasa belum cukup.

Salah satu yang didorong oleh pemerintah adalah penggunaan motor listrik, mengingat mayoritas masyarakat di Indonesia menggunakan kendaraan roda dua. Untuk itu, dikeluarkan program bantuan subsidi Rp7 juta untuk pembelian motor listrik baru.

Tahun ini, kuota subsidi Rp7 juta ditetapkan sebanyak 200.000 unit. Namun, berdasarkan pantauan dalam laman SISAPIRa, pada Jumat (24/11/2023), baru ada 4.148 unit motor listrik subsidi yang tersalurkan, dengan sisa kuota 185.939 unit.

Direktur Utama PT Wika produsen motor listrik Gesits Benardi Djumiril mengakui sepinya peminat motor listrik meski telah diberikan insentif. Namun, dia mengatakan hal tersebut hanya masalah waktu.

“Menurut kami bukan tidak laku ya, semua butuh proses panjang. Tidak bisa dalam satu malam langsung habis,” kata Bernardi dalam acara Electric Vehicle (EV) & Battery Conference di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Editor : Ismet Humaedi
Artikel Terkait
Motor
15 hari lalu

Penjualan Motor di Indonesia 2025 Tembus 6,4 Juta Unit, Listrik Tak Sampai 1 Persen

Motor
15 hari lalu

Hadapi Tantangan Sepeda Motor Listrik di Indonesia 2026, Ini Langkah Yadea

Mobil
2 bulan lalu

Kucurkan Insentif Otomotif Rp7 Triliun, Pemerintah Klaim Berhasil Tarik Investasi Puluhan Triliun Rupiah

Motor
2 bulan lalu

Baru Meluncur di GJAW, Motor Listrik eMotor Sprinto Bukukan SPK 500 Unit 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal