Dia menambahkan program insentif tersebut direncanakan mulai disalurkan pada September 2026. Pemerintah akan melihat perkembangan permintaan dan kemampuan industri dalam negeri sebelum menentukan realisasi penyaluran.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut sedikitnya ada dua produsen motor listrik nasional yang berpotensi memanfaatkan program insentif tersebut.
Keduanya yakni PT Ilectra Motor Group (IMG), anak usaha PT Indika Energy Tbk (INDY) yang memproduksi motor listrik merek Alva, serta PT Gesits Motor Nusantara yang memproduksi motor listrik Gesits.
"Anggarannya sebetulnya sudah ada. Untuk produknya, salah satunya Alva, salah duanya Gesits," kata Airlangga di sela-sela Konferensi Pers Nota Keuangan dan RAPBN Tahun Anggaran 2027 di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Pernyataan tersebut menunjukkan Alva dan Gesits menjadi dua merek yang disebut secara langsung pemerintah dalam pembahasan program insentif motor listrik.