Nilai π atau phi adalah 3,14, sedangkan jari-jari piston merupakan setengah dari diameter piston.
Sebagai contoh, motor dengan diameter piston 58 mm memiliki jari-jari 29 mm. Jika panjang langkah piston 58,7 mm, maka perhitungannya adalah:
3,14 × (29 × 29) × 58,7.
Hasil perhitungan tersebut mendekati angka 155 cc.
Metode ini pada dasarnya menghasilkan angka yang hampir sama dengan metode pertama.
3. Menggunakan Aplikasi Kalkulator CC
Di era digital, menghitung kapasitas mesin juga dapat dilakukan menggunakan aplikasi. Saat ini tersedia berbagai aplikasi kalkulator otomotif yang dapat diunduh melalui ponsel pintar.
Pengguna hanya perlu memasukkan data diameter piston dan panjang langkah piston. Setelah itu, aplikasi akan menghitung secara otomatis dan menampilkan hasil kapasitas mesin motor.