"Kalau jumlahnya bertambah bagus, berarti kebutuhan angkutan barang semakin tinggi. Tapi pengawasan juga diperketat, karena terjadinya pelanggaran ODOL (Over Dimension Over Load) bisa meningkat," kata Djoko.
Seperti diketahui, truk kelebihan muatan atau ODOL kerap menjadi penyebab jalan rusak. Bahkan, tak jarang jadi penyebab kecelakaan karena berjalan cukup lambat akibat kelebihan muatan.
Pria yang juga pelaku Akademisi Prodi T Sipil Unika Soegijapranata itu mengatakan truk yang membawa hasil tambang juga perlu ditertibkan. Menurutnya, fasilitas jalan yang rusak salah satunya akibat aktivitas mereka.