Penjualan di China Terpukul Virus Korona, BMW Tidak Ubah Target

Dani M Dahwilani
BMW tidak akan mengubah target meski penjualannya di China tahun ini terpukul wabah virus korona. (Foto: Bavarian Motor Cars Germany)

FRANKFURT, iNews.id - BMW melaporkan penjualan di China tahun ini terpukul wabah virus korona (COVID-19). Meski demikian, mereka tidak mengubah target penjualan global.

"Ada dampak yang signifikan di China," kata Chief Executive Oliver Zipse kepada wartawan dalam konferensi pers, seperti dilansir dari Reuters.

Dia memprediksi perlambatan penjualan akan berlangsung hingga Maret. Sebab itu, terlalu dini membuat prediksi apakah BMW akan gagal memenuhi target penjualan global.

“Kami tidak melihat dampak di luar China. Kami berpegang teguh pada target kami untuk mencapai sedikit pertumbuhan dalam penjualan mobil," kata Zipse.

Secara global total penjualan BMW pada 2019 mencapai 2,17 juta unit. BMW juga mengklaim rantai pasokannya belum terganggu virus korona.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
9 hari lalu

10 Merek Mobil dengan Penjualan Terbanyak di Indonesia Juli 2026: Toyota Kokoh, BYD Rebut 3 Besar

9 hari lalu

Penjualan Mobil Nasional Juli 2026 Tembus 81.115 Unit, Naik 33,3 Persen Dibanding Tahun Lalu

22 hari lalu

Penjualan Mobil RI Naik 32,9%, Purbaya Sebut Daya Beli Masyarakat Masih Terjaga

27 hari lalu

BMW Luncurkan Mobil Listrik New BMW iX3 di GIIAS 2026, Jarak Tempuh Tembus 805 Km

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal