Penjualan Mobil Terjun Bebas, Toyota Jaga Market Share 30 Persen

Dani M Dahwilani
Melihat penjualan buruk, Toyota berusaha menjaga market share alias pangsa pasar di angka 30 persen. (Foto: Dok/iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Penjualan mobil pada tahun ini anjlok akibat pandemi Covid-19. Melihat penjualan buruk, Toyota berusaha menjaga market share alias pangsa pasar di angka 30 persen.

Direktur Marketing PT Toyota-Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy menyebutkan, kondisi pasar kendaraan tahun ini sangat dinamis. Penjualan mobil pun turun drastis.

"Tidak hanya Toyota, semua mengalami penurunan penjualan. Kami berharap market share dapat dijaga di angka 30 persen," katanya.

Secara garis besar, Anton melihat target penjualan mobil nasional tahun ini sulit tercapai. Di mana Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) memproyeksikan penjualan mobil nasional pada 2020 turun di kisaran 600.000 unit akibat pandemi Covid-19.

Sementara penjualan mobil pada 2019 mencapai 1.026.921 unit. Angka ini menurun 10,81 persen dibanding penjualan 2018 yang mencapai 1.151.413 unit

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Penjualan Mobil Daihatsu Juni 2026 Naik 27 Persen, Gran Max dan Sigra Jadi Penopang

57 tahun lalu

Toyota Luncurkan Mobil Listrik Double Cabin Hilux EV, Gendong Mesin Baru

57 tahun lalu

Andalkan Mobil Harga di Bawah Rp300 Juta, Daihatsu Rebut Market Share 17,4 Persen

57 tahun lalu

10 Mobil Listrik Terlaris di Indonesia Mei 2026, Penjualan Anjlok Lebih dari 37 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal