Perusahaan Ini Gunakan Bus Anti Peluru dan Pasang Blackbox untuk Lindungi Penumpang

Muhamad Fadli Ramadan
Freeport menyediakan ratusan bus anti peluru untuk mengantar karyawan mereka dari dan menuju bandara. (Foto: YouTube Jackson Kaundang, Galeri Tambang dan Bagusta Prod)

Dijelaskan dalam video di kanal YouTube Jackson Kaunang yang merupakan sopir bus anti peluru milik PT Freeport Indonesia, kendaraan tersebut dilengkapi dengan berbagai teknologi, seperti kamera mundur, intercom, sensor mata, dan blackbox.

Seperti diketahui, lokasi-lokasi tertentu di wilayah Papua tidak bisa berhenti dan penumpang keluar sembarangan. Untuk itu, dilengkapi kamera belakang dengan layar yang akan menampilkan hasil kamera agar bisa mundur dengan sempurna.

Sementara intercom terpasang untuk komunikasi antara sopir dan penumpang, mengingat kabinnya terpisah. Kemudian sensor mata dipasang untuk menghindari kecelakaan akibat sopir tertidur, karena teknologi ini akan membuat kursi sopir bergetar saat mata tertutup.

Blackbox juga terpasang untuk melihat riwayat perjalanan kendaraan tersebut dan juga mengetahui seberapa cepat bus anti peluru itu berjalan. Apabila sopir berkendara tidak sesuai aturan dan terekam dalam blackbox maka sanksi berat menantinya.

“Jadi blackbox ini untuk merekam unit. Kita pakai gigi berapa masuk sensor ya, kalau di zona-zona gunung, turunan curam, itu di situ (kecepatan) 15 km/jam. Kalau kita 20 km/jam di turunan, ada terjadi sesuatu, di investigasi, jadi sopir tersebut tidak bisa berbohong. PHK, pasti PHK, tidak ada toleransi,” ujar Jackson.

Dalam unggahan videonya, Jackson menegaskan bahwa sangat sulit untuk menjadi sopir bus anti peluru di Freeport. Bukan hanya kemampuan berkendara, mental juga diperlukan bagi mereka yang ingin menjadi sopir bus tersebut.

Editor : Ismet Humaedi
Artikel Terkait
Buletin
9 bulan lalu

Karyawan PO Bus Kena PHK gegara Kebijakan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Larang Study Tour

Niaga
11 bulan lalu

Bus Ada Kecoa dan Izin Kedaluwarsa, PO Rosalia Indah: Perizinan Sudah Terbit Sistem Belum Update

Mobil
12 bulan lalu

Langgar Aturan, Kemenhub Bakal Tindak Tegas PO Bus ALS Tewaskan 12 Penumpang

Niaga
1 tahun lalu

Gempar Pemudik Meninggal di Dalam Bus, Diduga Korban Kelelahan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal