“Kita sudah cek kesehatannya oleh dokter hewan BKSDA Aceh dan semuanya dalam kondisi sehat,” katanya.
Dia mengatakan, keberadaan sembilan ekor burung dilindungi tersebut akan terus dipantau perilakunya di tempat penangkaran selama tiga bulan ke depan sebelum dilepas liarkan kembali ke habitatnya.
Kamaruzzaman juga mengapresiasi sikap Gubernur Nova yang menghubungi petugas BKSDA dan sukarela menyerahkan burung peliharannya.