Ketika Warga Tionghoa Nyaman dengan Hukum Cambuk Syariat Islam di Tanah Rencong

Antara
Hukuman cambuk (Syukri Syarifuddin/MNC Portal)

"Kami juga bisa bermanfaat kepada saudara kita di Aceh, bisa berteman, berinteraksi dengan semua, tidak ada batasan satu sama lain," katanya. Aku mengakui tidak punya masalah ketika harus beradaptasi dengan penerapan syariat islam di Aceh. Dalam menjalankan kehidupan sehari-hari, Aky merasakan toleransi yang cukup tinggi dari warga Aceh.

"Kita angkat jempol kepada masyarakat Aceh dalam kerukunan hidup umat beragama ini. Seumur hidup saya di Aceh belum pernah ada konflik beragama yang terjadi. Tapi kalaupun ada itu terkadang diprovokasi," katanya.

Aky nelanjutkan, saat disinggung dengan melaksanakan ibadah, warga Tionghoa juga merasakan kenyamanan, tidak ada gangguan, malah mendapatkan dukungan yang baik.

"Bahkan perayaan kita juga banyak dikunjungi Muslim, mereka ingin tahu juga bagaimana Tionghoa ini melakukan syukuran seperti perayaan Imlek ini," katanya.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
25 hari lalu

Polda Sumut Gagalkan Penyelundupan Sabu 244 Kg, 9 Tersangka Ditangkap

1 bulan lalu

Sjamsul Kahar Tutup Usia, Tokoh Pers Aceh Sekaligus Ayah Wamenkomdigi Nezar Patria

1 bulan lalu

Gempa Hari Ini Guncang Nagan Raya Aceh, Cek Kekuatan Magnitudonya

1 bulan lalu

Eks Kepala Inspektorat Banda Aceh Diperiksa Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

2 bulan lalu

Viral 2 Pelajar SMA di Bener Meriah Berkelahi, Teman-Temannya malah Menonton

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal