Kisah Jenderal Kopassus Bertaruh Nyawa Duel dengan Pimpinan Pemberontak di Hutan

Sucipto
Jenderal TNI (Purn) Abdullah Mahmud (AM) Hendropriyono (Foto: SINDOnews)

Nahas, perut Kongsenlani sobek oleh bayonet Siauw Ah San. Melihat usus Kongsenlani terburai, Hendropriyono dengan sigap melemparkan pisau komando ke tubuh Siauw Ah San.

Namun, pisau komando yang dilemparkan tidak menancap telak dan hanya memberikan luka ringan di dada kanannya. ”Saat itu saya tanpa senjata di tangan dan harus merebut bayonet dari Siauw Ah San. Sedangkan pistol masih terselip di belakang bawah punggung,” kenangnya. 

Untuk meraih pistol, abituren Akmil 1967 ini khawatir keduluan oleh tikaman bayonet Siauw Ah San. Perlahan, Hendropriyono mundur beberapa langkah lalu melompat tinggi dan menendang dada musuhnya. 

Meski jatuh, Siauw Ah San masih sempat menghujamkan bayonet ke paha kirinya. “Ngilu rasanya baja dingin itu menembus daging dan menusuk tulang paha saya. Daging saya tersembul keluar dan darah mengalir dari paha kiri kaki,” tuturnya.

Siauw Ah San kemudian berdiri dan mencoba menusuk dada kiri Hendropriyono. Mendapat serangan itu, Hendropriyono langsung melindungi dengan tangan kiri hingga daging lengan kiri dan hasta kirinya sobek. 

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
3 hari lalu

Terekam CCTV! Detik-Detik Perwira Muda Kopassus Letda Jihad Ahmad Gugur Tertembak

4 hari lalu

Geger Perwira Kopassus Tewas Diduga Ditembak Teman, Keluarga Minta Keadilan

4 hari lalu

Perwira Elite Kopassus Tewas Diduga Ditembak Rekan Sejawat di Solo

23 hari lalu

Tinjau Titik Nol Krayan, BNPP RI Targetkan Jalan Malinau-Nunukan Tuntas Akhir 2028

24 hari lalu

Konektivitas Krayan jadi Perhatian BNPP RI, Akses Jalan dan Bandara Disiapkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal