Penambang di Tahura Menumbing Muntok Diminta Setop Beraktivitas, Ini Penyebabnya

Rizki Ramadhani
Kepala Satpol PP Bangka Barat, Sidarta Gautama. (Foto:iNews.id/Rizki Ramadhani)

BANGKA BARAT, iNews.id - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bangka Barat meminta kepada masyarakat agar tidak menambang di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Menumbing Muntok. Aktivitas tambang di kawasan itu bisa menyebabkan banjir

"Karena lumpur dampak dari penambangan itu menyebabkan sedimentasi dan pendangkalan di Sungai Ulu. Apalagi curah hujan tinggi disertai pasang air laut, hal itu dapat menyebabkan banjir di Kota Muntok dan ini sudah sering terjadi," kata Kasatpol PP Bangka Barat, Sidarta Gautama, Rabu (11/1/2023). 

Selain sebagai salah satu penyumbang banjir, dampak lain dari aktivitas pertambangan di Tahura Menumbing yaitu merusak sejumlah fasilitas umum. 

"Tidak ada resapan air lagi, sebab hutan sudah terusik aktivitas tambang di Menumbing itu. Akibatnya air sangat deras turun ke Muntok, sehingga jalan sering rusak dan jembatan pun roboh," ujarnya. 

Sidarta juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas pertambangan di wilayah resapan air. 

"Kami juga mengimbau kepada masyarakat yang berprofesi sebagai penambang tidak melakukan aktivitasnya di wilayah resapan air.  Seperti di jembatan, di pinggir jalan, dan daerah aliran sungai," katanya. 

Editor : Ikhsan Firmansyah
Artikel Terkait
26 hari lalu

Korupsi Alat Operasi RSUD Soekarno Rugikan Negara Rp5,1 Miliar, 3 Tersangka Ditahan

27 hari lalu

Buntut Penebangan Pohon Tanpa Izin, Videotron SixNine Padel Bandung Disegel 

28 hari lalu

Langgar Perda, Pengelola Lapangan Padel SixNine Bandung Disanksi Denda dan Tanam Pohon

28 hari lalu

Viral! Warga Bandung Keluhkan Kegaduhan Aktivitas di Lapangan Padel, Satpol PP Tegur Pengelola

28 hari lalu

Banjir di Padang Meluas hingga Rendam 5 Kecamatan, BNPB Minta Warga Tetap Waspada

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal