23 Warga Jembrana Bali Meninggal karena Covid, Faktanya 22 Orang Belum Divaksin

Nyoman Sudika
Penanganan pasien Covid-19 di RSU Negara, Jembrana, Bali. (iNews.id/Nyoman Sudika)

JEMBRANA, iNews.id - Sebanyak 23 warga Kabupaten Jembrana, Bali meninggal karena Covid-19. Ternyata 22 orang di antaranya karena belum mengikuti vaksinasi.

"Data kematian dari Juni sampai Juli ada 23 yang meninggal di rumah sakit. Ternyata 22 yang meninggal itu karena tidak divaksin," ujar Bupati Jembrana I NengahTamba, Rabu (21/7/2021).

Fakta itu yang membuat dirinya akan mempercepat vaksinasi Covid-19 di Jembrana. Sebab, meski telah dilakukan jemput bola hingga ke desa-desa, banyak warga Jembrana yang enggan mengikuti vaksinasi dengan berbagai alasan. 

Beragam alasan warga yang enggan mengikuti vaksinasi di antaranya karena tidak mau meninggalkan usaha yang dijalankan, atau sedang mengalami gangguan kesehatan. Namun ada juga yang termakan omongan orang lain tentang efek vaksin.

Bupati I Nengah Tamba memastikan akan menggencarkan vaksinasi. Salah satunya akan menerapkan sanksi administratif bagi yang menolak, agar kekebalan komunitas atau herd immunity di Jembrana bisa tercapai.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
8 hari lalu

Vaksin Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan di Purwakarta, Kucing hingga Musang

11 hari lalu

Viral Pria Bertudung Mencuri di Sejumlah Bar dan Restoran di Gianyar, Polisi Turun Tangan

11 hari lalu

Liburan Bersama Keluarga, WNA Inggris Tewas Tenggelam di Crystal Bay Nusa Penida Bali

14 hari lalu

Perempuan Bali Tewas di Pantai Purnama Gianyar, Diduga Jatuh ke Laut saat Ritual Melukat

20 hari lalu

World Encounter Summit 2026 di Bali, Tokoh Dunia Bahas Dampak AI Bagi Kemanusiaan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal