Agustusan di Masa Pandemi, Omzet Penjual Bendera di Denpasar Anjlok

Indira Arri
Penjual bendera dan aksesori merah putih di Denpasar, Bali mengaku penjualan anjlok 60 persen. (iNews.id/Indira Arri)

Keluhan sama diungkap Made Degron, pedagang lain yang juga mengeluhkan minimnya pembeli bendera dan aksesoris lainnya.

Berjualan sejak awal Agustus, dia mengaku hingga kini jumlah bendera yang laku terjual tak lebih dari 60 lembar.

Dia menduga, sepinya pembeli bendera karena situasi pandemi covid-19 yang melarang keramaian sehingga pembelian bendera berkurang.

"Pasokan dari Jawa juga terbatas," tuturnya.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pria di Buleleng Oplos LPG Subsidi ke Tabung 12 Kg, Sehari Dapat Rp1 Juta Kini Dipenjara

57 tahun lalu

Warga Gianyar Geger, Pemandu Tamu Ditemukan Tewas dalam Mobil

57 tahun lalu

Gempa M5,1 Guncang Jember, Getaran Terasa di Malang hingga Denpasar

57 tahun lalu

2 Kapal Kandas di Pelabuhan Gilimanuk, Sopir Truk Terjebak Antrean Berjam-jam

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 4,3 Guncang Kuta Selatan Bali

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal