Agustusan di Masa Pandemi, Omzet Penjual Bendera di Denpasar Anjlok

Indira Arri
Penjual bendera dan aksesori merah putih di Denpasar, Bali mengaku penjualan anjlok 60 persen. (iNews.id/Indira Arri)

Keluhan sama diungkap Made Degron, pedagang lain yang juga mengeluhkan minimnya pembeli bendera dan aksesoris lainnya.

Berjualan sejak awal Agustus, dia mengaku hingga kini jumlah bendera yang laku terjual tak lebih dari 60 lembar.

Dia menduga, sepinya pembeli bendera karena situasi pandemi covid-19 yang melarang keramaian sehingga pembelian bendera berkurang.

"Pasokan dari Jawa juga terbatas," tuturnya.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
6 hari lalu

Respons Ni Luh Djelantik soal Viral Klub Lari di Bali Diduga Tolak WNI: Ini Tanah Kami!

10 hari lalu

Gempa Hari Ini Guncang Kuta Selatan Bali, Cek Magnitudo dan Pusatnya

14 hari lalu

Isak Tangis Sambut Jenazah Angelica Warga Tegal Tewas Dibunuh WN Singapura di Bali

14 hari lalu

Tak Terima Cinta Diputus, WNA Singapura Cekik Pacar hingga Tewas di Denpasar Bali

16 hari lalu

Miris! SD di Gianyar Bali Ini Tak Dapat Satu Pun Murid Baru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal