Hari Ini 20 Tahun yang Lalu Tragedi Bom Bali I Tewaskan 202 Orang

Reza Yunanto
Tragedi Bom Bali I terjadi pada 12 Oktober 2002. Keluarga korban tewas berdoa di Monumen Ground Zero, Legian, Kuta. (Foto: ANTARA)

Imam Samudra ditangkap di Pelabuhan Merak saat akan melarikan diri ke Sumatra. Ali Gufron yang merupakan kakak Amrozi ditangkap di Klaten. Sedangkan Ali Imron yang merupakan adik Amrozi ditangkap bersama 14 tersangka lain di Samarinda, Kalimantan Timur saat akan melarikan diri ke Malaysia.

Pada 8 Februari 2003 digelar rekonstruksi Bom Bali I. Pada 12 Mei 2003, Amrozi mulai menjalani persidangan. Disusul berikutnya persidangan terhadap Imam Samudra dan Ali Gufron.

Amrozi dkk divonis mati. Pada 30 Januari 2007 terpidana Bom Bali I mengajukan Peninjauan Kembali (PK), namun ditolak oleh Mahkamah Agung.

PK kedua pada 30 Januari 2008 dan PK ketiga pada Mei 2008 juga ditolak. Pada 9 November 2008, Amrozi dkk mulai dieksekusi mati di Nusakambangan.

Monumen Ground Zero untuk mengenang Tragedi Bom Bali. (Foto: Instagram @Gungkris__)

Teror bom di Bali tak berhenti di situ. Tak sampai tiga tahun berselang dari Bom Bali I, serangkaian ledakan bom kembali mengguncang Bali pada 1 Oktober 2005.

Terjadi tiga aksi pengeboman bunuh diri. Satu ledakan di Kuta, dan dua ledakan di Jimbaran. Korban tewas mencapai 23 orang dan 196 lainnya terluka.

Untuk mengenang tragedi kelam itu, sebuah monumen berdiri di Jalan Legian, Kuta. Monumen Bom Bali datau Ground Zero itu sebagai penanda telah terjadi aksi terorisme di Bali. Nama-nama korban tewas tertulis di monumen tersebut.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BIN Jateng Minta Pemerintah Daerah Aktif Pantau Kegiatan Kelompok Radikal

57 tahun lalu

BNPT, Kejagung dan Pindad Kerja Sama Pemusnahan Barang Bukti Terorisme 

57 tahun lalu

Densus 88 Antiteror Polri Geledah Rumah di Kawaluyaan Bandung

57 tahun lalu

Tersiar Kabar Polisi di Cirebon Diduga Terlibat Terorisme, Ini Kata Polda Jabar

57 tahun lalu

Sosok Dananjaya Terduga Teroris yang Ditangkap Anggota Densus 88 di Mata Ketua RT

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal