Dia juga menilai, IWC-11 menjadi bagian penting dari persiapan menuju Konferensi Air Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Abu Dhabi pada Desember 2026. Kesepakatan dan kemitraan yang dibangun di Bali diharapkan memperkuat agenda aksi air global.
"Komitmen, kemitraan, dan transformasi sistem yang kita bentuk di Bali ini akan membangun momentum serta menentukan agenda global untuk aksi air di Abu Dhabi dan seterusnya," kata Menteri Jumhur.
Menurutnya, sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia membawa empat prioritas dalam konferensi tersebut. Prioritas pertama, yaitu mencegah pencemaran sejak dari sumbernya, mulai dari kawasan perkotaan, industri, hingga sungai, sebelum limbah mencapai pesisir dan laut.
Menurutnya, prioritas kedua, yaitu memulihkan ekosistem dengan mengutamakan hasil yang terukur, termasuk peningkatan kesehatan lingkungan dan ketahanan masyarakat.
Ketiga, memperkuat kerja sama lintas batas melalui pembangunan kepercayaan, pertukaran data, dan pengelolaan bersama dengan tetap menghormati kedaulatan setiap negara.