Konferensi Perairan Internasional ke-11 di Bali, Menteri LH Serukan Tobat Ekologis

iNews
Menteri LH Moh Jumhur Hidayat menyerukan Tobat Ekologis untuk memperkuat perlindungan ekosistem perairan saat membuka Konferensi Perairan Internasional GEF ke-11 di Bali. (Foto: Istimewa).

Dia menuturkan, prioritas keempat menitikberatkan pada pendekatan berbasis masyarakat dan kearifan budaya. Indonesia mendorong perpaduan ilmu pengetahuan modern dengan pengetahuan lokal, salah satunya tercermin dalam sistem irigasi Subak di Bali yang telah diakui UNESCO.

"Keempat yakni pendekatan berbasis masyarakat dan kearifan budaya. Mengintegrasikan sains modern dengan pengetahuan lokal, sebagaimana tercermin dalam sistem irigasi Subak di Bali yang telah diakui oleh UNESCO," ucapnya.

Untuk mendukung keempat prioritas tersebut, dia memperkenalkan konsep Tobat Ekologis sebagai ajakan mengubah hubungan manusia dengan alam. Konsep ini, menurut dia, bukan sekadar penyesalan atas kerusakan lingkungan, melainkan dorongan untuk menghentikan praktik yang merusak dan beralih pada upaya perlindungan serta pemulihan alam.

"Tobat Ekologis bukan sekadar ungkapan penyesalan atas kerusakan lingkungan. Ini merupakan seruan untuk melakukan transformasi menyeluruh dalam cara kita berinteraksi dengan alam, beralih dari pola pikir eksploitasi menuju pola pikir yang mengedepankan harmoni, perlindungan, dan persaudaraan dengan semua makhluk hidup," katanya.

Dia menyampaikan, lima langkah dalam penerapan Tobat Ekologis, yakni mengevaluasi dampak aktivitas masa lalu, menghentikan praktik yang merusak, memperbaiki kebiasaan dan kebijakan, memulihkan ekosistem, serta menerapkan praktik berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari dan tata kelola pemerintahan.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
2 hari lalu

Kabut Asap Selimuti Palangka Raya, Pemotor Tabrak Mobil hingga Luka di Kepala

6 bulan lalu

Menteri LH Puji Konsep Green Policing Polda Riau: Sangat Bagus dan Luar Biasa

9 bulan lalu

Dubes Belanda Temui Jokowi di Solo, Bahas Apa?

11 bulan lalu

Menteri Prabowo Hentikan Operasional 3 Perusahaan Tambang-Sawit di Tapsel usai Banjir Sumatra

11 bulan lalu

Terungkap! Cengkeh 13,5 Ton yang Terkontaminasi Radioaktif Cesium-137 Berasal dari Lampung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal