Mudik Dilarang, Ribuan Kru Bus di Bali Dirumahkan

Antara
Puluhan bus pariwisata di Bali berkumpul sebelum konvoi di Kuta dan Denpasar. (Foto: iNews/Alit Sidi Wacana)

DENPASAR, iNews.id - Larangan mudik berdampak pada operasional perusahaan bus. Ribuan kru bus pariwisata di Bali terpaksa dirumahkan karena penumpang menurun drastis.

"Semenjak wabah Covid-19 ini sebenarnya okupansinya sudah menurun 80 persen. Kemudian ada PM (Peraturan Menteri) 25 ini kami tidak ada operasi, karyawan dirumahkan, sopir pulang kampung semua,” kata Ketua Persatuan Angkutan Pariwisata Bali (Pawiba) Nyoman Sudiarta dalam diskusi virtul, Senin (27/4/2020).

Dia menambahkan, dampak Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di beberapa kota sebelumnya telah menyebabkan penurunan penumpang. Sejak terbit larangan mudik, kondisinya makin parah.

Berdasarkan data Pawiba, armada pariwisata di Bali total sebanyak 1.200 unit dengan 2.000 kru dan 300-500 pegawai. Sejak merebaknya virus corona, kondisinya merosot drastis sehingga banyak kru yang tak bekerja.

"Kondisi pariwisata sudah stuck,” katanya.

Dia berharap, pemerintah bisa memberikan kebijakan relaksasi dan stimulus kelangsungan bisnis transportasi, seperti penundaan pembayaran angsuran bus.Termasuk juga untuk pembayaran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) karyawan.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
2 hari lalu

Perempuan Bali Tewas di Pantai Purnama Gianyar, Diduga Jatuh ke Laut saat Ritual Melukat

8 hari lalu

World Encounter Summit 2026 di Bali, Tokoh Dunia Bahas Dampak AI Bagi Kemanusiaan

11 hari lalu

Eks Tentara Rusia Diadili Kasus Racik Narkoba Rp43,8 Miliar di Villa Bali

13 hari lalu

WNA Polandia Hilang di Pantai Tembles Jembrana, Diduga Terseret Arus saat Berenang

14 hari lalu

2 WNI Tewas Kecelakaan di Guyana, Keluarga di Jembrana Tunggu Kepulangan Jenazah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal