Pasutri di Bali yang Terancam Diusir Lapor Polisi, Ternyata Bersedia Divaksin

Bagus Alit
Fery Wahyudi Satria Wibowo melapor ke Polres Badung soal ancaman pengusiran terkait penolakan vaksinasi Covid-19. (Foto: iNews/Bagus Alit)

"Kita memberikan pemahaman segera divaksin. Kalau memang sakit diberi waktu. Tapi Bapak Ferry tetap tidak mau divaksin," ujar Giri Asta.

Dia mengatakan, perangkat desa menetapkan aturan setiap penduduk wajib mengikuti vaksinasi, termasuk Ferry dan istrinya yang merupakan pendatang. 

Akhirnya, perangkat desa menggelar rapat dan mempertimbangkan bahwa sikap kedua pasutri itu membahayakan warga setempat, sehingga diputuskan untuk memberikan sanksi pengusiran.

Pertimbangan lain sanksi pengusiran itu karena pasutri tersebut merupakan pendatang. Keduanya berdasarkan KTP merupakan warga di Lingkungan Gede, Kelurahan Sempidi.

Kendati diputuskan untuk diusir, namun kedua pasutri itu masih tetap tinggal di rumahnya. Perangkat desa tidak serta merta mengeksekusi putusan tersebut.

"Masih menunggu koordinasi agar tidak anarkis," ujar Giri Asta.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
4 hari lalu

Respons Ni Luh Djelantik soal Viral Klub Lari di Bali Diduga Tolak WNI: Ini Tanah Kami!

8 hari lalu

Gempa Hari Ini Guncang Kuta Selatan Bali, Cek Magnitudo dan Pusatnya

12 hari lalu

Isak Tangis Sambut Jenazah Angelica Warga Tegal Tewas Dibunuh WN Singapura di Bali

12 hari lalu

Tak Terima Cinta Diputus, WNA Singapura Cekik Pacar hingga Tewas di Denpasar Bali

14 hari lalu

Miris! SD di Gianyar Bali Ini Tak Dapat Satu Pun Murid Baru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal