Pengusaha Watersport di Bali Rugi Miliaran Rupiah Terdampak Pandemi

Bagus Alit
Watersport di Tanjung Benoa mati suri sejak pandemi Covid-19 melanda Bali. (Foto: iNews/Bagus Alit)

BADUNG, iNews.id - Pandemi Covid-19 berkepanjangan membuat penyedia jasa olah raga air (watersport) di Tanjung Benoa, Bali mengalami kerugian. Tak hanya penyedia jasa yang jumlahnya ribuan, puluhan pengusaha pemilik sarana watersport di kawasan itu juga menanggung kerugian hingga miliaran rupiah.

Perairan Tanjung Benoa di Kuta Selatan, Kabupaten Badung merupakan salah satu pusat wisata watersport di Bali yang menjadi favorit wisatawan domestik dan mancanegara. 

Watersport di Tanjung Benoa mati suri sejak pandemi Covid-19 melanda Bali. (Foto: iNews/Bagus Alit)

Berbagai watersport tersedia di kawasan itu seperti jetski, banana boat, parasailing, dan berbagai macam wahana permainan air.

"Karena kebijakan tidak boleh menerima tamu. Ada 23 perusahaan di Tanjung Benoa yang merupakan pengusaha lokal tidak bisa beroperasi," kata Kepala (Bendesa) Desa Adat Tanjung Benoa, I Made Wijaya, Minggu (22/8/2021).  

Sebelum pandemi melanda Bali, ribuan orang mendatangi Tanjung Benoa setiap harinya.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Geger! Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Tersangkut di Sungai Ayung Ubud Bali

57 tahun lalu

Kemarau Meluas, Bali dan Nusa Tenggara Alami Hari Tanpa Hujan

57 tahun lalu

Pria di Buleleng Oplos LPG Subsidi ke Tabung 12 Kg, Sehari Dapat Rp1 Juta Kini Dipenjara

57 tahun lalu

Warga Gianyar Geger, Pemandu Tamu Ditemukan Tewas dalam Mobil

57 tahun lalu

2 Kapal Kandas di Pelabuhan Gilimanuk, Sopir Truk Terjebak Antrean Berjam-jam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal