Pengusaha Watersport di Bali Rugi Miliaran Rupiah Terdampak Pandemi

Bagus Alit
Watersport di Tanjung Benoa mati suri sejak pandemi Covid-19 melanda Bali. (Foto: iNews/Bagus Alit)

Namun, sejak pandemi melanda Bali, dan pemerintah menerapkan PPKM hingga melarang kegiatan usaha pariwisata beroperasi, suasana berbeda tampak di Tanjung Benoa.

Ratusan boat berbagai jenis seperti hanya terparkir di sepanjang pantai. Begitu juga dengan wahana air yang dibiarkan berada di tepi pantai.

Di sisi lain, pengusaha tetap harus mengeluarkan biaya hingga puluhan juta untuk merawat wahana seperti boat, jetski dan berbagai sarana permainan air.

Sementara itu, karena tak ada pemasukan, pengusaha pun harus melakukan PHK kepada para pekerja.

"Sudah hampir dua tahun ini, sejak pandemi ditambah lagi PPKM sudah tidak bisa beroperasi lagi," ujar Anak Agung Gede Rai, salah satu operator wahana air di Tanjung Benoa.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Geger! Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Tersangkut di Sungai Ayung Ubud Bali

57 tahun lalu

Kemarau Meluas, Bali dan Nusa Tenggara Alami Hari Tanpa Hujan

57 tahun lalu

Pria di Buleleng Oplos LPG Subsidi ke Tabung 12 Kg, Sehari Dapat Rp1 Juta Kini Dipenjara

57 tahun lalu

Warga Gianyar Geger, Pemandu Tamu Ditemukan Tewas dalam Mobil

57 tahun lalu

2 Kapal Kandas di Pelabuhan Gilimanuk, Sopir Truk Terjebak Antrean Berjam-jam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal