Pengusaha Watersport di Bali Rugi Miliaran Rupiah Terdampak Pandemi

Bagus Alit
Watersport di Tanjung Benoa mati suri sejak pandemi Covid-19 melanda Bali. (Foto: iNews/Bagus Alit)

Namun, sejak pandemi melanda Bali, dan pemerintah menerapkan PPKM hingga melarang kegiatan usaha pariwisata beroperasi, suasana berbeda tampak di Tanjung Benoa.

Ratusan boat berbagai jenis seperti hanya terparkir di sepanjang pantai. Begitu juga dengan wahana air yang dibiarkan berada di tepi pantai.

Di sisi lain, pengusaha tetap harus mengeluarkan biaya hingga puluhan juta untuk merawat wahana seperti boat, jetski dan berbagai sarana permainan air.

Sementara itu, karena tak ada pemasukan, pengusaha pun harus melakukan PHK kepada para pekerja.

"Sudah hampir dua tahun ini, sejak pandemi ditambah lagi PPKM sudah tidak bisa beroperasi lagi," ujar Anak Agung Gede Rai, salah satu operator wahana air di Tanjung Benoa.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
22 hari lalu

Gempa Hari Ini Guncang Kuta Selatan Badung Bali, Cek Kekuatan Magnitudonya!

24 hari lalu

Antre BBM Berjam-jam di Jembrana Bali, Sejumlah Warga Pingsan hingga Dilarikan ke RS

29 hari lalu

Mayat Perempuan Ditemukan dalam Kamar Kos di Gianyar, Polisi Turun Tangan

1 bulan lalu

Penumpang KMP Cemerlang 55 Diduga Jatuh ke Laut di Gilimanuk, Masih Dicari Tim SAR

2 bulan lalu

Viral Pria Bertudung Mencuri di Sejumlah Bar dan Restoran di Gianyar, Polisi Turun Tangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal