Pengusaha Watersport di Bali Rugi Miliaran Rupiah Terdampak Pandemi

Bagus Alit
Watersport di Tanjung Benoa mati suri sejak pandemi Covid-19 melanda Bali. (Foto: iNews/Bagus Alit)

Namun, sejak pandemi melanda Bali, dan pemerintah menerapkan PPKM hingga melarang kegiatan usaha pariwisata beroperasi, suasana berbeda tampak di Tanjung Benoa.

Ratusan boat berbagai jenis seperti hanya terparkir di sepanjang pantai. Begitu juga dengan wahana air yang dibiarkan berada di tepi pantai.

Di sisi lain, pengusaha tetap harus mengeluarkan biaya hingga puluhan juta untuk merawat wahana seperti boat, jetski dan berbagai sarana permainan air.

Sementara itu, karena tak ada pemasukan, pengusaha pun harus melakukan PHK kepada para pekerja.

"Sudah hampir dua tahun ini, sejak pandemi ditambah lagi PPKM sudah tidak bisa beroperasi lagi," ujar Anak Agung Gede Rai, salah satu operator wahana air di Tanjung Benoa.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
7 hari lalu

Viral Pria Bertudung Mencuri di Sejumlah Bar dan Restoran di Gianyar, Polisi Turun Tangan

8 hari lalu

Liburan Bersama Keluarga, WNA Inggris Tewas Tenggelam di Crystal Bay Nusa Penida Bali

11 hari lalu

Perempuan Bali Tewas di Pantai Purnama Gianyar, Diduga Jatuh ke Laut saat Ritual Melukat

17 hari lalu

World Encounter Summit 2026 di Bali, Tokoh Dunia Bahas Dampak AI Bagi Kemanusiaan

20 hari lalu

Eks Tentara Rusia Diadili Kasus Racik Narkoba Rp43,8 Miliar di Villa Bali

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal