Perguruan Tinggi di Bali Kembangkan Aplikasi Lacak Warga Covid via QR Code

Antara
Dosen ITB STIKOM bersama Rektor Dr Dadang Hermawan dan para narasumber lainnya dalam kegiatan webinar membahas riset pelacakan berbasis QR Code itu. (Foto: Antara).

DENPASAR, iNews.id - Perguruan tinggi Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali mengembangkan aplikasi berbasis QR Code untuk melacak mobilitas warga Kota Denpasar yang terkonfirmasi positif Covid-19. Hal ini untuk mengantisipasi adanya pasien nakal di daerah tersebut.

"Dengan aplikasi ini, jika ada orang positif COVID-19 mendatangi suatu pusat keramaian dan melakukan kontak erat dengan orang di sekelilingnya, otomatis datanya akan tercatat dalam Big Data," kata dosen ITB STIKOM Bali, Dr Evi Triandini, di Kota Denpasar, Bali, Sabtu (1/8/2021).

Selanjutnya Big Data ini segera mengeluarkan informasi akurat tentang berapa orang yang terpapar dari satu kerumunan tadi kepada Satgas Covid-19.

"Mekanismenya, setiap lokasi yang banyak dikunjungi oleh masyarakat akan dipasang QR Code. Setiap orang mendatangi suatu lokasi pusat keramaian diminta untuk download aplikasi SpeedID yang telah dikembangkan oleh Tim Riset Bamboomedia," katanya.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
19 hari lalu

Pengedar Sabu dan Ekstasi Ditangkap di Denpasar, Polisi Sita Uang Rp10,2 Juta

1 bulan lalu

Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba di Five Stars Bali, 5 Orang Ditetapkan Tersangka 2 DPO

1 bulan lalu

Bareskrim Bongkar Dugaan Peredaran Narkoba di Five Star Bali, Manajemen Diduga Terlibat

5 bulan lalu

Viral Wanita Babak Belur Mengadu ke Wawali Armuji, Sang Kekasih Langsung Ditangkap

5 bulan lalu

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkoba di Kelab Malam Denpasar Bali, 7 Orang Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal