Preman Penagih Utang di Bali Diduga Kerap Sebar Berita Bohong tentang Polisi

Indira Arri
Polisi menyelidiki kasus ujaran kebencian dan berita bohong yang kerap disebarkan seorang tersangka kasus pemerasan dan pengancaman berinisial BMPP. (Foto : Humas Polda Bali)

DENPASAR, iNews.id – Polda Bali menetapkan lima tersangka dugaan kasus pemerasan, yakni empat preman berinisial BMPP (29), IPWS (28), IMASD (28), IGWG (26) dan seorang perempuan pemberi perintah berinisial NKOR (30). Selain dijerat kasus kekerasan dan perampasan, polisi tengah mendalami ujaran kebencian dan berita bohong yang kerap disebarkan tersangka BMPP ke media sosial. 

“Dari hasil pengembangan kasus ini, tersangka ini kerap membuat berita bohong di media sosial yang menyudutkan kepolisian,” kata Direktur Reskrimum Polda Bali, Kombes Djuhandhani Raharjo Puro, Kamis (4/3/2021). 

Polisi menemukan hal ini saat menyelidiki media sosial Facebook milik tersangka, yang tergabung dalam sebuah ormas besar dan terkenal di Bali. 

“Ini sedang kami dalami lebih lanjut,” katanya.

Dijelaskan Dirkrimum, tersangka BMPP diketahui seorang residivis dan pernah terlibat dalam beberapa kasus. Di media sosial pribadinya, BMPP kerap mengunggah berita bohong tentang institusi Polri. 

“Tersangka kerap mengunggah berita bohong yang memojokkan petugas membekingi dalam sebuah kegiatan tertentu,” ujarnya.

Editor : Dewi Umaryati
Artikel Terkait
10 jam lalu

Mencekam! Kadispar Sultra Dikepung Massa usai Diduga Fitnah Anggota DPR di Medsos

12 jam lalu

Apes! Gadis di Jember Dianiaya Pria Kenalan Medsos saat Kopdar, Motor Raib

2 hari lalu

Cekcok Penagihan Utang Berujung Amuk Massa di Limapuluh Kota, Nasabah Luka Robek

12 hari lalu

Polda Bali Bongkar Penyelewengan BBM Subsidi di Tengah Kelangkaan, 7 Orang Ditangkap

14 hari lalu

Bentrokan Debt Collector vs Warga Kudus, 24 Orang Jadi Tersangka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal