Punya Beragam Budaya, Bali Jadi Pilot Project Pengembangan Kekayaan Intelektual Wisata

Antara
Menkumham Yasonna Laoly dan Wakil Gubernur Bali Cok Ace. (Foto: ANTARA)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) memilih Bali sebagai pilot project pengembangan kekayaan intelektual dan pariwisata. Pemilihan Bali karena memiliki keragaman budaya dan pengetahuan tradisional yang menunjang pariwisata dan perekonomian daerah maupun nasional.

Demikian disampaikan Plt Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual Kemenkumham, Razilu dalam laporan kepada Menkumham Yasonna Laoly dalam sebuah acara di Ubud, Gianyar, Selasa (14/6/2022).

Rizalu menjelaskan, terdapat dua klaster pariwisata Bali yang bertalian dengan kekayaan intelektual (KI). Pertama adalah KI dan gastro. Wisata kuliner Bali dinilai sangat khas dan dapat menjadi potensi gastro tourism. Kedua adalah KI dan ecotourism atau wisata berwawasan lingkungan.

Menurutnya, pariwisata Bali sebagai bagian dari ekonomi kreatif tidak dapat lepas dari kekayaan intelektual.

Razilu mencontohkan kerajinan perak di Celuk, Gianyar, tradisi pengolahan garam tradisional di Amed, Karangasem, dan di Kusamba, Klungkung, kemudian kopi di Kintamani, Bangli.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
3 hari lalu

Perempuan Bali Tewas di Pantai Purnama Gianyar, Diduga Jatuh ke Laut saat Ritual Melukat

9 hari lalu

World Encounter Summit 2026 di Bali, Tokoh Dunia Bahas Dampak AI Bagi Kemanusiaan

12 hari lalu

Eks Tentara Rusia Diadili Kasus Racik Narkoba Rp43,8 Miliar di Villa Bali

14 hari lalu

WNA Polandia Hilang di Pantai Tembles Jembrana, Diduga Terseret Arus saat Berenang

14 hari lalu

2 WNI Tewas Kecelakaan di Guyana, Keluarga di Jembrana Tunggu Kepulangan Jenazah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal