Namun korban tak menggubris dan tetap mengikuti vaksinasi.
"Sempet mengeluh kepala pusing. Saya sudah larang ikut vaksin karena punya penyakit darah tinggi," ujarnya.
Kepala dusun setempat, Nyoman Mardika membenarkan korban mengikuti vaksinasi di wilayahnya. Nama korban ada dalam daftar nama yang menerima vaksin.
"Hari Sabtu saya cek yang ikut vaksin ternyata memang beliau ikut vaksin," katanya.
Dia mengatakan, vaksin yang diberikan ke warga saat itu jenis AstraZeneca.
Keluarga korban telah diberitahu. Jenazah korban menurut rencana akan dibawa ke kampung istrinya di Banyuwangi, Jawa Timur.