Batalkan Nyepi, Majelis Adat Bentuk Satgas Covid-19 di Tiap Desa

Sindonews.com
Ketua MDA Provinsi Bali Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet (kanan) dan Ketua PHDI Provinsi Bali Prof Dr I Gusti Ngurah Sudiana (kiri). (Foto: Antara)

"Covid-19 jangan ditanggapi remeh, tetapi harus ada kewaspadaan tinggi untuk mencegahnya. Masyarakat harus mengikuti ajakan pemerintah tentang protokoler kesehatan dengan menjaga jarak, mengurangi interaksi sosial di luar rumah," kata pria yang juga Ketua Satgas Covid-19 Bali ini.

Rencana Nyepi selama tiga hari di Desa Adat atau disebut Sipeng pada 18-20 April 2020 itu digagas oleh Majelis Desa Adat dan Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Bali.

Setelah menimbulkan pro-kontra di masyarakat, MDA dan PHDI akhirnya membatalkan Nyepi tersebut.

"Tidak ada istilah Nyepi lagi," kata ketua MDA, Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
3 hari lalu

Perempuan Bali Tewas di Pantai Purnama Gianyar, Diduga Jatuh ke Laut saat Ritual Melukat

9 hari lalu

World Encounter Summit 2026 di Bali, Tokoh Dunia Bahas Dampak AI Bagi Kemanusiaan

12 hari lalu

Eks Tentara Rusia Diadili Kasus Racik Narkoba Rp43,8 Miliar di Villa Bali

14 hari lalu

WNA Polandia Hilang di Pantai Tembles Jembrana, Diduga Terseret Arus saat Berenang

14 hari lalu

2 WNI Tewas Kecelakaan di Guyana, Keluarga di Jembrana Tunggu Kepulangan Jenazah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal