Batalkan Nyepi, Majelis Adat Bentuk Satgas Covid-19 di Tiap Desa

Sindonews.com
Ketua MDA Provinsi Bali Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet (kanan) dan Ketua PHDI Provinsi Bali Prof Dr I Gusti Ngurah Sudiana (kiri). (Foto: Antara)

"Covid-19 jangan ditanggapi remeh, tetapi harus ada kewaspadaan tinggi untuk mencegahnya. Masyarakat harus mengikuti ajakan pemerintah tentang protokoler kesehatan dengan menjaga jarak, mengurangi interaksi sosial di luar rumah," kata pria yang juga Ketua Satgas Covid-19 Bali ini.

Rencana Nyepi selama tiga hari di Desa Adat atau disebut Sipeng pada 18-20 April 2020 itu digagas oleh Majelis Desa Adat dan Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Bali.

Setelah menimbulkan pro-kontra di masyarakat, MDA dan PHDI akhirnya membatalkan Nyepi tersebut.

"Tidak ada istilah Nyepi lagi," kata ketua MDA, Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Perempuan di Gianyar Hilang di Pantai Masceti, Ditemukan Tewas Mengambang di Laut

57 tahun lalu

Geger! Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Tersangkut di Sungai Ayung Ubud Bali

57 tahun lalu

Kemarau Meluas, Bali dan Nusa Tenggara Alami Hari Tanpa Hujan

57 tahun lalu

Pria di Buleleng Oplos LPG Subsidi ke Tabung 12 Kg, Sehari Dapat Rp1 Juta Kini Dipenjara

57 tahun lalu

Warga Gianyar Geger, Pemandu Tamu Ditemukan Tewas dalam Mobil

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal