3 Tersangka Pengemplang Pajak Rp2,6 Miliar Dilimpahkan ke Kejati Jabar

Agus Warsudi
Kejati Jabar menerima pelimpahan berkas dan tersangka tindak pidana perpajakan dari Kanwil DJP II Jabar. (Foto: Ilustrasi/Ist)

Sementara itu, Kepala Kanwil DJP Jabar II Harry Gumelar mengatakan, penyelidikan kasus ini bermula saat DJP Jabar II mendapati ada wajib pajak yng tak membayar pajak. Tindakan itu terpantau dari sistem CRM yang dimiliki direktorat pajak. 

Jadi di sistem CRM itu, kata Harry Gumelar, DJP Jabar II bisa lihat wajib pajak tidak lapor, tidak setor, apalagi PPN. Begitu PPN tidak dibayar, langsung masuk ke kuadran 9, artinya risiko tinggi. 

"Karena PPN itu wajib pajak sebenernya perusahaan. Kalau wajib pajak mengklaim saya bayar sekian puluh miliar PPN, itu engga. PPN itu mereka tidak pernah bayar. Yang bayar itu masyarakat," kata Kepala Kanwil DJP Jabar II. 

Karena itu, ujar Harry Gumelar, jika PPN sampai tidak disetor, sama saja dengan korupsi. "Kalau PPN sampai tidak disetor, itu luar biasa, karena sama dengan korupsi kalau di birokrat. Karena itu (PNN), uang negara yang diambil dan tidak disetor oleh mereka," ujar Harry.

Kepala Kanwil DJP II Jabar menuturkan, sebelum pelimpahan tahap dua ini, DJP Jabar II telah melakukan berbagai upaya mulai dari pemanggilan kepada dua tersangka dan pihak korporasi PT GF yang bergerak di bidang pengecatan sparepart otomotif itu.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

DJP Jabar II Serahkan Tersangka Kasus Perpajakan ke Kejari Cirebon

57 tahun lalu

Bikin Rugi Negara Rp1,68 Miliar, Tersangka Perpajakan Diserahkan DJP Jabar II ke Kejaksaan

57 tahun lalu

DJP Jawa Barat II Edukasi Perpajakan ke Mahasiswa Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon

57 tahun lalu

Pengusaha di Gunungkidul Ngemplang Pajak, Dihukum 8 Bulan Penjara

57 tahun lalu

Sukses Tangani Perkara Perpajakan, Kejati Jabar dan 3 Kejari Dapat Penghargaan dari DJP

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal