BEKASI, iNews.id - Sebanyak 51 warga Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, terserang demam berdarah dengue (DBD) pada awal tahun 2020. Berdasarkan catatan Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, jumlah tersebut paling tinggi di tiga kecamatan.
Lokasinya berada di Kecamatan Setu, Tarumajaya, dan Cibarusah. Meski demikian, di semua kecamatan tercatat ada kasus DBD.
"Sebenarnya sebaran kasus DBD merata di setiap kecamatan. Namun jika dilihat kasus DBD tertinggi ada di tiga kecamatan yaitu Setu, Tarumajaya, dan Cibarusah," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Sri Enny ketika dikonfirmasi, Jumat (13/3/2020).
Rata-rata warga yang terserang DBD di Kabupaten Bekasi dari usia muda hingga tua. Paling banyak pasien mulai dari umur 12-44 tahun.
"Kasus DBD juga banyak terjadi pada usia rata-rata 12–44 tahun," katanya.
Meski begitu, dia menyatakan bersyukur karena bisa menekan angka DBD di wilayahnya hingga menjadi 51 kasus. Pada Januari 2020 tercatat ada 30 kasus DBD, sedangkan Februari 21 kasus.