Selain keterbatasan fasilitas pemeriksaan, masih ada masyarakat yang enggan menjalani tes swab karena biaya pemeriksaan yang dinilai cukup mahal. Kondisi ini membuat data kasus yang terdeteksi belum tentu menggambarkan seluruh kasus yang ada di lapangan.
Di sisi lain, kunjungan masyarakat ke sejumlah rumah sakit di Bandung juga mengalami peningkatan. Meski demikian, hingga saat ini belum ada laporan pasien meninggal dunia akibat influenza tipe A di Jawa Barat.
Sebagian pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit juga disebut datang atas permintaan atau pilihan pasien sendiri.
Dinkes Jabar tetap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya kelompok yang memiliki penyakit penyerta atau komorbid serta anak-anak.
Jika gejala influenza tidak membaik dalam waktu tiga hari, masyarakat disarankan segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan.