Abu Anak Krakatau Diprediksi Bertahan 2 Hari di Jabar, BMKG Soroti Cuaca dan Arah Angin

iNews
Cuaca, serta arah dan kecepatan angin dinilai sangat memengaruhi sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau di Jawa Barat (Jabar). (Foto: iNews).

"Abu vulkanik itu biasanya bertahan 1-2 hari ke depan, namun ke depannya masih dilihat lagi perkembangannya karena sangat dipengaruhi oleh faktor cuaca terutama arah dan kecepatan angin," ujar Forecaster BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Bandung, Mia Fadhila, Senin (7/9/2026).

Wilayah Jabar bagian barat, termasuk Sukabumi dan Bogor, masih merasakan dampak sebaran abu vulkanik. Karena itu, pemantauan terus dilakukan untuk mengetahui perubahan arah pergerakan abu.

Dia mengimbau, agar masyarakat tidak panik, tetapi tetap waspada selama abu vulkanik masih terpantau.

Masyarakat disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan. Jika harus beraktivitas di luar, warga dianjurkan menggunakan masker dan kacamata untuk mengurangi risiko paparan abu vulkanik.

BMKG juga meminta masyarakat mengikuti informasi resmi mengenai perkembangan sebaran abu vulkanik. Kewaspadaan tetap diperlukan hingga kondisi udara dinyatakan kembali normal.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
2 hari lalu

Erupsi Anak Krakatau! 14 Penerbangan Bandara Husein Bandung Batal 1.365 Penumpang Terdampak

2 hari lalu

Kondisi Terkini Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Status Masih Siaga!

2 hari lalu

56 Penerbangan di Bandara Minangkabau Dibatalkan Imbas Erupsi Anak Krakatau

2 hari lalu

Imbas Erupsi Anak Krakatau, 23 Penerbangan di Bandara Ahmad Yani Semarang Dibatalkan

2 hari lalu

Terdampak Erupsi Anak Krakatau, Penumpang Garuda Mendarat di Bandara Kertajati 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal